![]() |
Seorang Laki-Laki Muslim Memiliki Harga Diri Yang Tinggi |
Kalau Kamu Seorang Laki-Laki Muslim, Maka…
Harga diri seorang laki-laki bukan diukur dari seberapa keras dia marah pada keadaan, tapi seberapa kuat dia bangkit dan menafkahi keluarganya dengan cara yang halal dan bermartabat.
1. Bangunlah Jam 4 Pagi
Kenapa jam 4? Karena saat itu udara masih bersih, pikiran masih jernih, dan dunia belum ribut oleh notifikasi. Waktu ini adalah "prime time"-nya ruhani. Nabi Muhammad SAW sendiri menganjurkan kita bangun sebelum Subuh. Inilah waktu emas yang disia-siikan banyak orang — tapi justru jadi titik awal kebangkitan bagi mereka yang ingin hidup penuh berkah.
2. Sempatkan Shalat Tahajud
Shalat malam bukan sekadar ibadah sunah. Ia adalah terapi spiritual. Di tengah gelap dan sunyi, kamu berdua saja dengan Allah. Di situlah hati dibersihkan, beban dilepas, dan doa dilantunkan. Banyak orang besar terbiasa Tahajud. Bukan karena mereka sempat, tapi karena mereka tahu betapa berharganya waktu itu.
3. Qabliyah Subuh dan Subuh Berjamaah
Dua rakaat sebelum Subuh nilainya lebih baik dari dunia dan seisinya. Lalu Subuh berjamaah di masjid? Itu bukan hanya ibadah, tapi juga bentuk disiplin sosial dan spiritual. Kamu bukan cuma bangun pagi, tapi kamu juga menunjukkan bahwa kamu bagian dari komunitas yang siap bergerak sejak fajar.
4. Workout Minimal 15 Menit Sehari
Tubuh ini amanah. Sehat itu modal untuk ibadah, kerja, dan berjuang. Gak harus nge-gym mahal, cukup push-up, stretching, atau jogging ringan. 15 menit cukup untuk memompa semangatmu seharian. Laki-laki harus kuat — bukan untuk sok jagoan, tapi untuk siap menghadapi tantangan.
5. Mandi Air Dingin
Terdengar sepele, tapi efeknya luar biasa. Mandi air dingin melatih ketahanan mental dan fisik. Saat kamu bisa menaklukkan rasa malasmu untuk mandi dingin, kamu melatih dirimu untuk menaklukkan rasa malas dalam hal lain. Plus, efeknya bikin segar dan siap tempur!
6. Keluarlah dan Cari Uang
Rezeki nggak datang ke orang yang hanya diam. Islam mengajarkan kita untuk bekerja, bukan sekadar menunggu. Nafkah yang halal itu bukan cuma tanggung jawab, tapi juga kehormatan. Laki-laki sejati adalah yang berani mengambil peran itu. Bukan sibuk rebahan sambil nyinyir di media sosial.
![]() |
Seorang Laki-Laki Muslim Memiliki Harga Diri Yang Tinggi |
Karena Menjadi Laki-Laki Muslim Itu Ada Standarnya
Laki-laki Muslim bukan sekadar gelar. Ia adalah identitas yang harus diperjuangkan setiap hari. Dalam dunia yang makin serba instan dan penuh distraksi, menjaga ritme harian seperti ini adalah bentuk perlawanan. Perlawanan terhadap kemalasan, kebingungan arah hidup, dan budaya instan.
Mulailah dari rutinitas sederhana ini. Karena dari situlah hidupmu akan bertumbuh — sebagai pribadi yang kuat secara ruhani, sehat secara jasmani, dan bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat.
Jangan tunggu jadi lelaki sempurna. Cukup mulai hari ini, dan konsistenlah esok hari.
Forum Komunikasi Alumni SMUN 23 Bandung, angkatan 1998. info@forkom2398.com #alumnisma2398 #forkom2398 www.forkom2398.com
Social Footer